77 KPM Desa Suka Kayo Telah Menerima BLT - DD Tahap 1 TA 2022

Lebong

77 KPM Desa Suka Kayo Telah Menerima BLT - DD Tahap 1 TA 2022
Foto Bersama Tim Dalam Penyaluran BLT Desa Suka Kayo

Lebong RI News - Desa Suka Kayo Kecamatan Lebong Atas telah menyalurkan bantuan langsung tunai untuk tahap 1 ini sebanyak 3 bulan  yaitu bulan Januari, Februari dan Maret  sesuai dengan peraturan Perpes no 104 tahun 2021 setiap desa diwajibkan untuk  BLT -DD  paling minimal sebanyak 40 % demi terwujudnya program pemulihan ekonomi nasional serta mensejahterakan masyarakat.

Ada sebanyak 77  kepala keluarga penerima manfaat bantuan sesuai hasil penjaringan melalui pendataan oleh pemerintah desa  dengan kriteria yang diatur dalam PMK ( peraturan menteri keuangan ) penerima manfaat masing-masing menerima sebanyak 900 ribu selama 3 bulan dimana dananya bersumber dari Dana Desa (DD).

Acara ini berlangsung di Balai Desa dengan mematuhi perotokol kesehatan, kegiatan dipimpin langsung oleh Rekiyansa.SE selaku kepala desa dan dihadiri oleh PD Reko/ Agus, Camat Rozi,S.pd, Kepala Puskesmas LA, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Isnan, TA Supriatnak, BPD, PLD Haira / Yenni Perangkat desa dan para penerima manfaat.

Dalam kata sambutannya Rozi,S.pd  Camat menyampaikan " kepada masyarakat agar dapat memberikan  dukungan kepada para pemerintah desa dan  Alhamdulillah  desa  telah menyalurkan bantuan langsung tunai ini sebanyak 3 bulan  mungkin untuk selanjutnya akan menyusul dan 

dengan adanya bantuan langsung tunai ini semoga desa Suka Kayo menjadi lebih  sejahtera lagi dan kepada penerima diminta untuk melakukan vaksin apalagi bantuan ini dimasa pandemi salah satunya merupakan persyaratan untuk menerima BLT-DD ini.

Supriatnak TA "Untuk tahun 2022  setiap desa diharuskan menganggarkan bantuan  sekarang minimalnya  40% untuk anggaran BLT-DD dan kepada warga yang menerima agar dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya terutama membeli kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari dan dihimbau kepada penerima untuk mematuhi peraturan dari pemerintah salah satunya vaksinasi bagi warga memiliki penyakit bawaan diminta untuk mengambil surat keterangan dari instansi kesehatan".

Jurnalis 

Endang Kusnadi (085)