ELC “Exibition & Learning art for Children”

ELC “Exibition & Learning art for Children”

ELC “Exibition & Learning art for Children” adalah sebuah solusi dan inovasi baru yang di wujudkan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Pendidikan dan Sain (FPS) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang dipersembahkan untuk anak-anak. Inovasi ini merupakan upaya FPS sebagai perguruan tinggi dalam mendukung proses pembelajaran dan bermain serta interaksi melalui seni untuk anak-anak. Di era perkembangan teknologi saat ini tentunya berkembang juga cara belajar dan bermain anak di sekolah dasar. Saat ini dunia anak sudah terkontaminasi dengan adanya smartphone sehingga anak-anak lebih asik dengan belajar dan bermain sendiri dibandingkan belajar dengan cara interaktif, sehingga tidak bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman sebaya. 

Inovasi ini sejalan dengan Visi Misi Fakultas Pendidikan dan Sains yang diungkapkan oleh Dekan FPS Dr. Endang Herawan, M.M, bahwasanya pendidikan, sains, seni dan teknologi dapat dilakukan secara berkolaborasi sehingga menghasilkan sebuah output berupa Inovasi dalam dunia pendidikan agar dapat memajukan pedidikan tanpa meningalkan nilai-nilai kearifan budaya lokal. Inovasi ini merupakan sebuah program edu tourism yang berisikan Pameran seni rupa dan seni kriya untuk anak, membatik dan eco print, melukis kipas, payung, dan topeng, permainan anak, musik anak (gamelan dan angklung untuk anak), selain itu berisikan story telling/dongeng anak dan tari pendidikan untuk anak. Semua kegiatan ini dilakukan secara terintegrasi di Fakultas Pendidikan dan Sains UGJ. Kegiatan ini juga melibatkan 2 orang dosen seni tari, 1 orang dosen Pendidikan Olahraga untuk permainan anak, 2 dosen musik angklung dan gamelan, dan 2 dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan Seni Teater untuk story telling dan dongeng anak, juga dilibatkan 60 orang mahasiswa dan 3 orang alumni. Kegiatan ini akan di selenggarakan pada tanggal 9-11 Januari 2023. Sangat menarik untuk disaksikan secara langsung.

ELC merupakan program kegiatan yang terintegrasi dan beralur dilakukan satu hari, Kegiatan pertama, akan disajikan di ruang pameran untuk memberikan stimulus apresiasi karya seni rupa dan kriya yang dapat dilakukan anak di rumah, juga dihadirkan masing-masing mentor untuk menjelaskan beberapa item yang disajikan dan memberikan tutorial dalam pembuatan karya tersebut. Diakhir pameran akan menuju ke panggung utama untuk menyaksikan tari anak dan pertunjukan angklung serta gamelan. Setelah pertunjukan disajikan anak-anak diajak bermain dan mencobakan gerak tari secara bersama-sama dan bermain angklung serta mencoba gamelan. Kegiatan ini di mentori oleh mahasiswa dan dosen seni tari Saian Baadaruddin, M.Pd, Vitria Mega Utami, M.Pd, dosen musik Faisal Rahmat Permana, S.Sn., M.Pd dan Kari Haryanto, M.Pd. 

Kedua, anak-anak akan diarahkan ke gedung yang berbeda dan akan memasuki ruangan story telling dan dongeng anak. Kegiatan ini dimentori oleh Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Dwiniasih, M.Pd dan dosen Teater M. Zainal Arifin, M.Sn. di ruangan ini akan menceritakan dongeng dua bahasa dengan alat peraga kemudian anak akan mencoba menirukan setelah pertunjukan selesai.

Ketiga, anak akan diarahkan kepada ruangan selanjutnya, yaitu ruang melukis dan mewarnai dimana anak dapat memlih objek apa saja yang ingin di gambar baik berupa topeng gipsum atau kertas, kipas, payung dan kain untuk membatik. Didalam kelas ini akan ada beberapa mentor yang akan mengarahkan bagaimana mewarnai dan melukis, dengan contoh dan pola yang sudah di persiapkan. Hasil lukisan tersebut nantinya dapat di bawa pulang oleh anak sebagai merchandise dari kegiatan ELC. Setelah menyelesaikan kelas ini anak-anak akan diarahkan ke halaman depan Fakultas Pendidikan dan Sains untuk disajikan beberapa permainaan anak yang dimentori langsung oleh dosen pendidikan olahraga Ahmad Khodari, M.Pd, disini anak-anak akan bebas mencoba berbagai macam permaianan tradisional anak. Selain kegiatan permainan anak juga disediakan booth makanan dan minuman tradisonal khas Cirebon dan jajanan tradisional anak di era 90an yang sudah jarang ditemui, kemudian juga tersedia booth merchandise berupa kaos, pin, gantungan kunci dan sebagainya yang dapat di beli sebagai oleh-oleh dari kegiatan ELC ini.

Ketua Program studi PGSD UGJ Tarmidzi, S.Si., M.Pd juga menyampaikan harapannya bahwa dari kegiatan ini nantinya anak-anak akan mendapatkan pengalaman bermain sambil belajar yang menyenangkan serta merasakan pengalaman berinteraksi sosial lebih banyak bersama teman-teman sebaya, sehingga ketergantungan terhadap smarthpone dan sikap individual dapat dikurangi. UGJ sebagai kampus terbesar di wilayah 4 Jawa Barat tentunya memberikan peran penting sebagai institusi pendidikan yang memberikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, selain itu Kegiatan ini dapat di tonton kembali melalui youtube official Humas UGJ. 

Oleh : Saian Badaruddin

Mahasiswa Program Doktor Pendidikan Seni

Universitas Pendidikan Indonesia