Menurut Studi, Minum Kopi 2 Hingga 4 Gelas Sehari Turunkan Risiko Kematian Dini

Jakarta RI News

Menurut Studi, Minum Kopi 2 Hingga 4 Gelas Sehari Turunkan Risiko Kematian Dini
Diko Cibra Pimred Media Revolusi Menikmati Kopi Hitam Dipagi Hari

JAKARTA - Minuman kopi jadi favorit banyak orang, baik pria atau wanita, tua dan muda. Segelas kopi di pagi hari, bahkan menjadi ‘bensin’ bagi banyak orang untuk memulai aktivitasnya sehari-hari.

Nah, ada kabar bahagia bagi orang yang hobi meminum kopi. Dari studi penelitian terbaru, disebutkan meminum kopi tanpa gula berpeluang bisa membantu seseorang untuk hidup lebih lama, alias panjang umur.

Studi penelitian yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine tersebut, dilakukan oleh para ilmuwan di Cina dari Universitas Kedokteran Selatan dan Jinan di Guangzhou. Dokter Yan Liu selaku peneliti menyebutkan, penelitian ini menemukan ada dampak positif antara kebiasaan minum kopi dengan kesehatan.

"Studi observasional sebelumnya, menunjukkan hubungan antara asupan kopi dan pengurangan risiko kematian, tetapi tidak membedakan antara kopi yang dikonsumsi dengan gula atau pemanis buatan dan kopi yang dikonsumsi tanpa," ujar dr. Yan

Penelitian ini sendiri, melibatkan sebanyak 171.616 orang peserta, berlangsung dari 2006 hingga 2010. Peserta diharuskan menyelesaikan setidaknya satu kuesioner mengenai diet yang mereka jalani seperti kebiasaan minum kopi, dan menunjukkan catatan kesehatan bersih dari kanker dan penyakit kardiovaskular.

Tim peneliti juga mempertimbangkan gaya hidup dan faktor medis lain yang kemungkinan bisa memengaruhi risiko kematian para peserta.

Dari ratusan ribu peserta yang terlibat, sebanyak 55,4 persen peserta minum kopi tanpa gula atau pemanis, 14,3 persen minum kopi dengan gula, 6,1 persen lainnya minum kopi dengan pemanis buatan dan 24,2 sisanya bukan peminum kopi sama sekali.

Peserta yang masuk dalam kelompok sebagai peminum kopi, kemudian dianalisis lebih lanjut berdasarkan berapa cangkir kopi per hari. Selama periode survei, ada sekitar 3177 peserta dinyatakan meninggal, termasuk 1725 karena kanker dan 628 karena penyakit jantung.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa kelompok orang peminum kopi punya peluang berusia lebih panjang (tidak masalah apakah minum dengan menambahkan gula alami atau jenis kopinya). Manfaat paling besar datang dari kelompok orang yang minum kopi antara dua dan empat cangkir per hari, disebutkan memiliki risiko kematian dini 30 persen lebih kecil daripada yang bukan peminum kopi.

Sedangkan, mereka yang minum kopi dengan pemanis buatan, tidak punya peluang hidup lebih lama secara signifikan dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Para peneliti percaya faktor kesehatan lain mungkin berperan dalam kasus ini, termasuk tingkat obesitas dan hipertensi yang lebih tinggi di antara kelompok orang yang minum Kopi pakai pemanis buatan. Demikian sebagaimana dilansir dari NY Post, Minggu (24/7/2022).(sumber net) 

Jurnalis

Diko (010)