Pemancing Asep Masih Mengapung di pantai Selolong Bengkulu Utara

Bengkulu Utara

Pemancing Asep Masih Mengapung di pantai Selolong Bengkulu Utara
Pantai Selolong Bengkulu Utara

Bengkulu Utara - Hingga berita ini di-update, Jumat (29/7/2022)  tim gabungan masih berupaya menyelamatkan tubuh Asep Budiman (50), pemancing yang tenggelam di pantai Desa Selolong Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara.

Tim terkendala dengan tingginya ombak di bibir pantai selolong.

Camat Batik Nau Syahbani menuturkan sesekali  tubuh korban masih terlihat muncul ke permukaan.

Namun tubuh tersebut,  dengan cepat tenggelam lagi karena derasnya hempasan ombak.

“Ombak masih sangat tinggi, sehingga sangat membahayakan," kata Syahbani. 

"Jika turun ke laut dengan alat tradisional,” imbuhnya. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara, Eka Hendriyadi, SH, MH menambahkan, selain turun ke lokasi ia juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas.

Disampaikan, Basarnas sudah mengklarifikasi mengirim 5 orang membantu evakuasi.

“Berikut perlengkapan evakuasi. Mudah-mudahan kondisi cuaca bisa bersahabat sehingga bisa segera melakukan pencarian di laut," ujarnya.

Tolong Anak

Asep Budiman, merupakan warga Desa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara.

Kejadian bermula saat  pukul 07.00 WIB, korban pergi mancing dengan tiga orang lainnya Yoyok (30), warga Pal 30 Lais, Dasep Setiaji (25) dan Denata (15) warga Sido Mukti.

Denata merupakan anak korban.

Saat kejadian keempatnya mencoba menyeberang dari pinggir pantai, menuju pulau di tengah laut.

Malang, keempatnya justru terhantam ombak dan tenggelam.

Saat itu, Asep dan tiga orang lainnya sudah berhasil selamat.

Melihat anaknya Denata masih di laut, Asep kembali masuk ke laut untuk dan menolong anaknya.

Korban berhasil mendorong sang anak naik ke daratan.

Naasnya, saat korban hendak naik ke darat, ombak menghantam tubuhnya.

Seketika, korban  terseret arus ke arah tengah laut.(sumber net) 

Jurnalis

Diko (010)