Terungkap Gara Gara Judi Online Oknum Polisi Empat Lawang Bobol ATM BRI di LubukLinggau

Lubuk Linggau RI News

Terungkap Gara Gara Judi Online Oknum Polisi Empat Lawang Bobol ATM BRI di LubukLinggau
Tim Macan Polres Lubuklinggau Berhasil Menangkap Pembobol ATM BRI

Lubuklinggau RI News - Seperti aksi aksi di Film Holiwod pelaku pembobol ATM di Kota Lubuklinggau dengan ganas dan terang terangan beraksi di muka umum, Briptu M Kurniadi (26), tersangka pembobol mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di depan Pengadilan Agama Lubuklinggau, berhasil diringkus Tim Macan Polres Lubuklinggau.

Oknum anggota Polres Empat Lawang ini diringkus di kediamannya, di Empat Lawang, kurang dari 12 jam pasca kejadian, tepatnya Minggu (14/8), sekitar pukul 16.30 WIB.

Ungkap kasus tersebut diapresiasi langsung Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi. "Sesuai instruksi, saya minta sebelum ayam berkokok tersangka sudah harus ditangkap, saya apresiasi  kerja keras Tim Macan yang berhasil meringkus tersangka," ujarnya saat Pres  Release di Mapolres Lubuklinggau, Senin (15/8).

Dijelaskan Kapolres, tersangka sudah dua kali melakukan percobaan pembobolan ATM. Kasus pertama ATM Bank Sumsel Babel di Empat Lawang. "Kasus pertama dia coba gunakan mesin las," ujar Harissandi.

Aksi kedua, tersangka mencoba membobol ATM BRI yang ada di depan Pengadilan Agama Lubuklinggau. Namun aksinya di wilayah hukum Polres Lubuklinggau ini membuat kisahnya viral, hingga oknum polisi muda berpangkat Briptu ini harus menjadi penghuni jeruji besi di Mapolres Lubuklinggau.

Ironisnya, tersangka yang telah mempertaruhkan nama baik institusi tempatnya bekerja, tanpa dosa, menjelaskan motifnya melakukan pembobolan ATM tersebut.

Menurut tersangka aksi tersebut dilakukannya karena membutuhkan uang untuk membayar hutang judi online. "Faktor ekonomi pak, saya butuh uang untuk membayar hutang judi online," ungkap tersangka dihadapan Kapolres.

Tersangka Briptu M Kurniadi sendiri mengakui aksi pertama dilakukannya sendiri. "Yang pertama saya sendirian pak," ujarnya.

Untuk aksi kedua dikatakan tersangka barulah dia bersama dengan dua temannya yang kini masuk daftar pencarian orang Sat Reskrim Polres Lubuklinggau. "Untuk yang kedua saya sama dua teman saya, tapi saya tidak tahu mereka sekarang dimana," ujar tersangka.

Pasalnya lanjut tersangka, pasca aksi mereka diketahui warga mereka panik dan berupaya menakut-nakuti warga dengan berpura-pura mengacungkan senpi. Padahal mereka sama sekali tidak membawa senpi dalam aksi tersebut.

Upaya itu cukup berhasil menakut-nakuti warga, sehingga tidak ada warga yang berani mendekat.

Namun saat akan kabur, tali seling yang diikat di mesin ATM tidak mau lepas, sehingga mereka memilih kabur dengan meninggalkan mobil operasional mereka di TKP termasuk Barang Bukti lain yang akhirnya menjadi petunjuk polisi mengungkap kasus tersebut.(sumber net) 

Jurnalis

Diko (010)