Titik Nol Program Ketahanan Pangan Budi Daya Ikan Air Tawar Desa Penum

Titik Nol Program Ketahanan Pangan Budi Daya Ikan Air Tawar Desa Penum
Pemerintah Desa saat di lokasi melakukan Titik Nol

Benteng RI News - Tanda dimulainya program pembangunan desa baik pemberdayaan dan pembangunan fisik yaitu diadakan acara titik 0% suatu bentuk transfaransi desa dalam pemanfaatan anggaran. 

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mendukung pengembangan budi daya ikan yang mempunyai nilai jual tinggi seperti ikan Mas dan ikan Nila, pasalnya ketersediaan pangan tidak hanya diukur dengan ketersediaan beras, tapi juga dengan sumber hewani protein lainnya, yang dihasilkan daerah daerah di seluruh Indonesia yang mempunyai nilai jual tinggi, nantinya bisa menghasilkan pendapatan desa yang besar. 

Salah satu langkah kongkrit penguatan ketahanan pangan adalah penggunaan dana desa, prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 salah satunya adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan nabati dan hewani, contohnya pemanfaatan dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan Indonesia, dapat dilakukan melalui kegiatan; pengembangan usaha pertanian, perkebunan, perhutanan, peternakan dan/atau perikanan; pembangunan lumbung pangan desa; pengolahan pasca panen; serta penguatan ketahanan pangan lainnya yang sesuai dengan kewenangan desa dan diputuskan dalam musyawarah desa.

Desa Penum Kecamatan Taba Penanjung memanfaatkan lahan dengan luar 2 hektar yang dibagi menjadi 2 titik, untuk membudidayakan ikan air tawar karna selain memiliki nilai jual yang tinggi juga kelompok Bumdes sebagai pengelola sudah berpengalaman sangat mendukung.

Nantinya secara pengelolaan dilaksanakan oleh tim Bimdes yang diketuai oleh Buhari agar usaha bisa berjalan dengan baik. 

Dalam kegiatan tim langsung turun ke lokasi untuk melepas bibit ikan di kolam yang telah disediakan, secara simbolis bapak Iskandar selaku kepala desa melepas bibit ikan 10 ribu ekor terdiri dari ikan Mas dan ikan Nila. 

Acara titik 0% dihadiri oleh Sekcam, Kepala desa, Babinsa, Babinkhantibmas, Pendamping desa, BPD, TA dan Perangkat desa. 

Kebijakan prioritas penggunaan dana desa ini, selaras juga dengan Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang rincian APBN tahun 2022, yang salah satunya memerintahkan penggunaan dana desa tahun 2022 untuk mendukung program ketahanan pangan dan hewani, Selain itu, program ketahanan pangan juga menjadi prioritas dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021.

Bapak Iskandar dalam keterangan Pers "semua program yang kami lakukan dalam memanfaatkan anggaran dana desa melalui musyawarah agar digunakan memang prioritas untuk meningkatkan ekonomi desa dan kesejahteran masyarakat. 

Jurnalis

Diko (010)